Monday, September 1, 2008

bertemu Dewi Ratna Ratu Indera di Gunung Suralaya (Part 5)

..lepas Maghrib Wak keluar ke halaman..sedang asyik bermenung, Wak terlihat kerlipan cahaya di pohon kelapa tidak jauh dari Wak..
Wak pergi mendapatkannya..terasa ghairah untuk mendekatinya...ketika makin hampir Wak dengar suara merdu seakan menangis mendayu di bawah kerlipan cahaya itu..cukup sayu tangisan itu sehingga meruntun Wak..

harus menjalar dalam dan jauh
bicara sang pohon keramat tua
kalau mahu matahari menyimbah karuniaNya
lagi tinggi lagi jelas pandangan
mudah baca cabaran mendatang
mudah buat perkiraan..matang tepat ke sasaran
hujan tak datang bumi kontang
hati tak resah atau rasa gundah
bila mentari membenamkan mata air
itulah pesanan Luqman pada puteranya di waktu dhuha
dia pergi mencari suara emas.

Harum bau itu segera membuat Wak dapat mengecam yang Dewi Ratna sebenarnya di situ sedang berzikir dan berdoa...

"Ilahi wa sayyidi wa maulayya, dengan berkat kecintaan-Mu kepadaku, maka ampunkanlah dosaku," rintih sang Dewi.. Wak turut terasa syahdu!

"Wahai Dewi! Mengapa engkau menyatakan "dengan kecintaan-Mu kepadaku" mestinya engkau menyatakan "Dengan kecintaanku kepada-Mu"..dari mana kau tahu Tuhan mencintaimu?"..

Dewi terkejut dengan kehadiran Wak tapi pantas menjawab,"Jono! Pergi kau dari sini! Ketahuilah bahawa cinta Allah itu lebih jauh dari cintaku kepadaNya,"

Dewi menyambung,"Tahukah kau Allah SWT mempunyai kaum yang dicintainya dan mereka pula mencintai Allah?..cinta Allah lebih dahulu..lalu Dewi membaca ayat Al Quran dari Surah Al-Maidah, ayat 54.

"Maka kelak Allah mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintainya, dan mereka mencintaiNya"

Wak yang dari tadi tertunduk cuba mengangkat kepala dan alangkah terkejutnya apabila Dewi sudah tiada lagi di situ..

...... meninggalkan cahaya, wangian dan seribu teka-teki!
...(bersambung)

6 comments:

Mogen Ali Rico said...

sambung lagi wakk.

den tak sabar nak tunggu sambungan selanjutnyer niehhh

niche said...

salam wak,

yup, andaikata kita dekat dgn Dia, maka Dia akan lebih dekat dgn kita.

mf wak,
cheers

mountdweller said...

gapailah yang Maha Kuasa di dalam dirimu. hancurlah diri di mayapada ini...hanya Allah yang tegap berdiri

WAK JONO! said...

waduuuuh!! kalian hebat semuanya!

Hamba Fakir said...

Menarik cerita wak...

Jerry said...

Absolutely agree with what you stated. Your explanation was by far the simplest to understand. I say to you, I often get annoyed when people talk about things that they plainly have no idea about. You managed to hit the nail right on the head and rolled out everything clearly. I hope, other people can take a signal. Will likely be back for more. Keep it up!

Term papers