Ramai bertanya mengapa Wak menyepi? Seperti Tok Ayahkah Wak? Nggak mahu bicara lagi?
Sebenarnya Wak sering berkata-kata dengan kalian. Saban hari tanpa gagal. Wak lah yang sering muncul dalam fikiran kalian. Dalam khayal dalam realitas.
Karena Wak, kamu, aku, dia, kami adalah satu.
Ada masa Wak kembara ke atas, ada masa wak turun ke tempat paling bawah. Ah! Atas, bawah di mana-mana saja adalah Wak. Tapi Wak bukanlah seperti sesetengah orang yang tahu pecah 9 dirinya. Boleh berada di mana-mana. Ke Mekah pun bisa sedang pada masa yang sama ada di sini. Waduh!
Hebatkah itu? Apakah itu ukuran hebat? Bukankah menjadi satu beserta sekali zahir dan batin enggak bercerai lekang itu lebih nikmat?
Rasa sedap dan sakit, suka dan duka. Barulah sempurna. Sama rasa.
Jika kalian mahu panjat ke atas-silakan Wak pula mahu turun ke bawah sekali pula. Meresap mengikut mata air menuju perut bumi tujuh petala.
Jangan kaget..atas dan bawah enggak ada apa-apa.
Kosong!
Malaysia - Beijing - Malaysia
12 years ago
8 comments:
salam wak.
setuju sangat, semuanya kosong.
ada Dia semata.
salam wak,
waduh.. kok lama banget nyepinya..
mulain bicara lg wak..
Wak..
Teruskan bicara wak ... Saya menanti
Nggak setuju, ada Macam-Macammmmmm.
Salam wak
liked the content on this site. This is great!!! Thank’s a lot!!!
really you are amazing and really you did great job and we can say show great inspirational
really you are amazing and really you did great job and we can say show great inspirational
term papers
Great job done.
Post a Comment